May
27

BJ Habibie: “Puisi untukmu, Sayang…”

By Ralarash  //  Penting  //  85 Comments

Siapa tidak kenal BJ Habibie, mantan orang nomor 1 di Indonesia. Sempat terkejut, seorang yang mampu membuat pesawat terbang dengan berjuta-juta kata teknis diotaknya, ternyata mampu mengukir kata-kata puitis yang dipersembahkan kepada almarhum istrinya Ibu Hasri Ainun Habibie dengan penuh cinta.

ainun-habibie

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu…
Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian
benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja,
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari bahwa kau lah yang menjadikan aku kekasih yang baik,
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-NYA, dan kembali pada-NYA,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

Selamat jalan, calon bidadari surgaku…

-BJ HABIBIE-

Related Posts with Thumbnails
Justhost.com

85 Comments to “BJ Habibie: “Puisi untukmu, Sayang…””

  • so sweet…
    puisinya dalem banget…

    ……..Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
    pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
    aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini……..

    Dalemmmmmm… :mewek :mewek :mewek

    [Reply]

  • siapa sangka beliau seorang teknokrat sekaligus pujangga…nice poem grandpa

    [Reply]

  • subhanallah,,,
    tergugah hatiku ketika membaca puisi tsb…
    air mata tak tahan tuk menitikkannya,,,

    [Reply]

  • hwaaaaaaaaaaaaaaaaa…..
    so romantic….
    semoga saya dapat suami seperti dia
    :-)
    amieeeenn

    [Reply]

    Ralarash Reply:

    didoakan deh semoga tercapai mimpinya…

    [Reply]

  • Sejak kecil kaulah Idolaku setelah Rosul dan kedua Orang Tuaku…!! (^_^)

    [Reply]

  • postingannya ku link yah… bagus. terharu bacanya….. :mewek

    [Reply]

Leave a comment

[+] kaskus emoticons nartzco

Elegant Wordpress Theme
Official @infobdg tumblr page
Site 5
Just Host
tokokoo | Premium wordpress e-commerce themes

Like ralarash.com

has followers